Eni Kusuma: Belajar adalah Hak Saya!!!

December 21, 2008 by admin  
Filed under Suara Alumni

Profesi sebagai pembantu rumah tangga atau TKW di negeri orang, sering dipandang sebelah mata. Sekalipun, mereka adalah penyumbang devisa negara yang tidak bisa disepelekan jumlahnya. Mereka punya peran untuk keluarga maupun bangsanya, walau penghargaan maupun perlindungan terhadap mereka sangatlah minim. Tak heran jika yang sering kita dengar adalah kisah-kisah pilu tentang tidak berdayanya para TKW ini.

Namun, Eni Kusuma, membalikkan semua pandangan tersebut. Enam tahun menjalani profesi sebagai pembantu rumah tangga di Hong Kong, Eni berhasil pulang dengan membawa sesuatu. Bukan harta yang berlimpah, tetapi sebuah hasil proses pembelajaran yang sangat menakjubkan. Di tengah-tengah kesibukannya sebagai pembantu rumah tangga, ia berhasil mengasah bakat menulisnya dan bergaul dengan komunitas yang lebih luas melalui internet.

Lulusan sebuah SMA di Banyuwangi, Jawa Timur, ini pun aktif di sejumlah mailing list penulisan. Di sana keterampilannya berkembang pesat dan ia mulai bergaul dengan sejumlah penulis sukses. Artikel-artikelnya pun tersebar dan semakin diapresiasi oleh khalayak. Sejumlah artikel motivasinya juga berhasil dimuat di situs motivasi dan pengembangan diri terpopuler, Pembelajar.com. Dari situlah akhirnya pada April ini Eni berhasil meluncurkan sebuah buku motivasi berjudul Anda Luar Biasa!!! (Fivestar, 2007).

Di Indonesia atau bahkan dunia, mungkin Anda Luar Biasa!!! adalah buku motivasi pertama yang ditulis oleh seorang pembantu rumah tangga. Dan, tak tanggung-tanggung, buku ini juga dikomentari oleh tak kurang dari 27 penulis, motivator, tokoh, atau aktivis yang punya nama. Mungkin, semua ini merupakan bentuk apresiasi atas semangat dan kemauan belajar penulisnya yang benar-benar menyentuh hati.

Eni yang kini berusia 30 tahun, terus belajar mengasah kemampuan menulisnya. Ia juga mulai membagikan semangatnya melalui forum-forum seminar, diskusi, serta talk show di radio-radio. Sasaran yang sedang dia bidik adalah seminar di berbagai kampus untuk menyemangati para mahasiswa atau generasi muda umumnya. Berikut adalah wawancara Edy Zaqeus dari Pembelajar.com dengan Eni Kusuma melalui email akhir Maret 2007 lalu.

Bagaimana perasaan Anda setelah buku pertama Anda terbit?
Berbunga-bunga. Ada mawar, anggrek, tulip, dan enceng gondok…he he he.

Bagaimana ceritanya sampai akhirnya Anda bisa menulis sebuah buku motivasi?
Awal cerita dari sebuah dream saya yang ingin diakui secara intelektual. Mulanya masih kabur. Sama halnya dengan seorang gadis yang bermimpi tentang pangeran pujaannya. Masih kabur. Namun, setelah bertemu dengan pria yang mendekatinya secara nyata, lama-lama bayangan itu semakin jelas. Karena dream saya masih kabur, awalnya saya belajar membuat naskah novel, cerpen, dan puisi. Ketika saya posting di milis kepenulisan yang saya ikuti bernama Kossta—milis untuk para TKW di Hongkong yang suka nulis—karya-karya saya banyak yang mengomentari. Setelah saya amati, saya rasa menjadi komentator itu lebih cerdas dan elegan. Maka saya BELEJAR “berkarier” di jalur ini. Banyak yang skeptis: “Who’s talking? Emangnya Eni itu siapa?” Namun, seorang guru dan senior saya nekat mengirimi saya buku Resep Cespleng Menulis Buku Best Seller, karya Edy Zaqeus. Mungkin, biar “kegilaan” saya semakin terasah.
Dari situ saya mengenal Pembelajar.com. “Korban” komentar saya yang pertama adalah artikel Jennie S. Bev, si penulis buku Rahasia Sukses Terbesar. Jennie adalah penulis wanita yang sukses di negeri Paman Sam. Dia terkenal karena menulis. Kenapa saya komentari dia? Karena saya ingin “dilihat”. Inilah awal saya membuat artikel-artikel “motivasi”—yang istilahnya saja baru saya dengar setelah bergaul dengan komunitas Pembelajar.com.

20 Wisdom To Success

December 21, 2008 by admin  
Filed under Artikel

”Memang punya tekad bukanlah segala-galanya, tetapi tanpa tekad tidak mungkin ada segalanya.”
–Andrie Wongso-

Kutipan di atas menjadi pembuka yang cukup menggelitik dari buku 20 Wisdom&Success yang ditulis oleh Andrie Wongso ini. Kutipan yang diambil dari cerita pertama berjudul Percikan Api tersebut memang sedikit menggoda kala hinggap di kepala. Sebab, sentilan kecil itu seolah langsung mengingatkan kita pada diri sendiri. Kadang tanpa kita sadari, sebuah tekad, sekecil apapun itu, jika bertemu dengan waktu dan tempat yang pas, akan jadi letupan semangat yang mampu membawa perubahan. Padahal, di sisi lain, kita kadang meremehkan pentingnya tekad ini.

Sebuah ciri khas tulisan gaya Andrie Wongso kembali kita temui dari buku seri keempatnya ini. Sederhana, lugas, ringkas, namun tepat langsung ke sasaran. Itulah kekuatan untaian kata yang dirangkai dalam cerita dalam buku setebal total 200-an halaman ini. Memang, kata demi kata, yang diolah dalam kalimat penuh makna selalu menjadi kekuatan dari buku yang sudah masuk pada seri keempat. Sebelumnya, seri pertama berisi 15 cerita, 16 cerita, 18 cerita, dan kini berisi 20 cerita.

Kali ini, ada sedikit yang berbeda dari buku-buku sebelumnya. Cerita yang diuraikan pada buku ini tanpa uraian dalam bahasa Inggris. Namun, itu semua tak mengurangi kekuatan buku ini. Sebab, dari 20 cerita yang ada, masing-masing punya hikmah dan nilai tersendiri yang sangat membumi.

Cobalah tengok kisah Rumah Pesanan Terakhir sebagai contoh. Kisah itu seperti menyentil diri yang acap cepat puas (baca: kerja seadanya) hanya karena kerja sudah menjadi rutinitas. Untuk satu hal ini, di halaman 38, Andrie menyebut agar kerja harus dinikmati dengan hati bahagia, bukan dianggap sebagai beban tapi berupa kesenangan. Berapa banyakkah dari kita yang sudah menemukan kebahagiaan dari kerja yang dilakukan?

Nilai wisdom memang sangat kental di semua buku Andrie. Coba tengok pula apa yang diungkapnya dalam kisah penuh haru berjudul Cinta Sejati di halaman 49. Ia menuturkan dengan lugas soal kehidupan keluarga yang mungkin dialami banyak pasangan. Bahwa, kebahagiaan sebuah keluarga bisa didapat dengan memelihara komitmen saling menghargai, komunikasi yang berimbang, dan curahan perhatian satu sama lain. Sebuah resep sederhana, namun kadang justru dilupakan.

Baca pula kisah yang menggugah pengertian kita tentang takdir dalam cerita Takdir Ada di Tangan Sendiri. Dengan cerdas, Andrie bicara soal takdir tanpa kesan menggurui melalui analogi kisah burung dalam genggaman. Ia menuturkan, bahwa sejatinya kekuatan yang menentukan masa depan sejatinya terletak dari kemampuan kita untuk memaksimalkan potensi diri sendiri.

Pilihan cerita-cerita yang diambil dari materi siaran Andrie Wongso di SMART FM setiap Senin—sebagaimana disebut di kata pengantar—ini memang penuh nuansa pembelajaran. Hebatnya, semua disampaikan dengan bahasa yang enak dan terasa mengalir, sehingga dibaca beberapa kali pun tak kan terasa membosankan. Memang, itulah kekuatan sebuah cerita. Mampu menginspirasi tanpa menggurui, mampu menggugah tanpa bahasa perintah.

Nilai Kesadaran

December 21, 2008 by admin  
Filed under Tokoh

Dikisahkan, seorang direktur eksekutif di sebuah perusahaan multinasional berkisah tentang perjalanan kariernya. Saat masih muda, aku bangga pada diriku sendiri yang pintar, lulus sekolah dengan angka yang memuaskan dan bersikap angkuh pada orang-orang yang tidak sepandai aku. Aku dulu egois sekali, mengejar karier secepat mungkin tanpa mempertimbangkan perasaan orang-orang yang aku dahului. Yang penting cepat sampai ke tujuan tanpa pernah menyadari bahwa kepandaian dan caraku memenangkan perdebatan di meja rapat ternyata menyakiti teman-teman dan seniorku sendiri. Yang penting dewan direksi senang dan puas dengan hasil kerjaku, maka karierku pasti akan meningkat dengan pesat begitu pula dengan gaji dan fasilitas yang bakal ku terima. Yang lainnya aku tidak peduli. Sikapku yang hanya mementingkan diri sendiri dan tidak merasa perlu bersosialisasi, menyebabkan aku dijauhi teman dan ketika sadar, tiba-tiba aku sendirian!

Saat kelelahan karena pekerjaan yang menumpuk, tidak ada satu orang teman pun yang menyapaku apalagi membantu. Ketika sakit, tidak ada yang menanyakan keadaanku apalagi menjenguk. Hidupku begitu kering dan kesepian. Hanya ada satu orang yang menyapaku dengan senyum yang selalu merekah di bibirnya, yaitu si Udin, cleaning service merangkap office boy di kantorku. Sosok pemuda kampung yang ramah dan siap membantu.

Sapanya yang khas setiap bertemu, “Selamat pagi, siang, atau sore, Pak.” “Mau tambah minum apa?” atau “Apa yang bisa saya Bantu, Pak?” Meskipun pekerjaannya berat, menyiapkan segala properti untuk semua orang di kantor, dia selalu ringan tangan menolong orang lain yang bukan menjadi tugasnya sehingga dia sangat disukai oleh semua orang. Bahkan saat tidak masuk kerja karena sakit, beberapa orang kantor menyempatkan menengok dan mengumpulkan uang membantu Udin.

Diam-diam aku iri kepada udin dan marah kepada diriku sendiri. Iri kepada Udin? Yang cuma cleaning service? Sungguh keterlaluan! Kenyataan itu serasa menamparku dengan keras. Selama berhari-hari aku merenung dan meneliti kembali tujuan hidupku. Apakah aku bahagia dengan perolehan yang telah aku capai selama ini? Apakah ini tujuan hidup yang aku inginkan? Dan banyak lagi pertanyaan yang menggantung di benak ini. Sejak itu, aku sadar dan segera membuat rencana untuk berusaha merubah diri menjadi lebih baik seperti yang aku inginkan. Menjadi pribadi yang lebih menyenangkan bagi diri sendiri dan orang lain. Perubahan demi perubahan positif pun terjadi. Sungguh luar biasa. Kesadaranku muncul karena seorang Udin!

Pembaca yang budiman,

Pepatah bijak mengatakan “Setiap orang bisa menjadi guru bagi orang lain” dan yang sering saya sharingkan, “Sebuah prestasi tanpa dilandasi oleh kepribadian dan pikiran yang positif maka akan rapuh dan mudah runtuh” adalah sangat tepat untuk menggambarkan kisah tadi. Apalah artinya pintar jika hanya menyakiti orang lain, bahkan teman sendiri? Karena sesungguhnya, pintar adalah berkah dari yang Kuasa. Tetapi mampu mengelola kepintaran sehingga bermanfaat dan membahagiakan bagi diri sendiri dan orang lain itu baru lah kebijaksanaan.

Mari mengevaluasi diri sendiri, untuk selalu menghargai berkah yang diberikan Tuhan kepada kita.

Salam sukses luar biasa!
Andrie Wongso
(Diposting oleh: Hendri Bun)

pembelajar.com

Mahasiswa Terlantar karena Kebijakan Pemerintah

December 21, 2008 by admin  
Filed under Berita

Kuala Lumpur – 49 Siswa yang hendak studi ke Universitas Al Azhar disebut-sebut terkatung-katung di Malaysia. Sebagai agen, PT Fikruna Center beralasan hal itu disebabkan perubahan kebijakan pemerintah, baik Indonesia maupun
Malaysia.

“Kebijakan pemerintah Indonesia dan perubahan situasi politik di Malaysia yang sangat mempengaruhi,” ujar mantan Direktur PT Fikruna Center Imam Jazuli dalam rilis kepada detikcom, Selasa (16/12/2008).

Imam menjelaskan, pada April 2008 diadakan Workhop di mesir oleh pihak KBRI Kairo dan Departemen Agama bekerjasama dengan Persatuan Pelajar dan  Mahasiswa Indonesia (PPMI) di Mesir. Hasil workshop tersebut salah satunya  rekomendasi penghentian pengiriman pelajar ke Universitas Al Azhar melalui  Malaysia.

Bersamaan dengan itu, Imam melanjutkan, pemerintah Malaysia mengeluarkan kebijakan muadalah (persamaan) terhadap 18 Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) se-malaysia dengan Universitas Al Azhar. Dengan kebijakan tersebut, STAI-STAI di Malaysia tidak boleh lagi mengirim siswa ke Universitas Al Azhar. Pengiriman hanya berlaku terhadap PT-PT dibawah pemerintah.

“Akibatnya, kerjasama yang selama ini terbangun antara Universitas Al Azhar  dengan ma’had-ma’had atau STAI-STAI di sana terputus. Termasuk kerjasama  Madiwa dengan Al Azhar. Jadi posisi kami terjepit, sedangkan kami sudah  mengirimkan siswa. Tidak mungkin tarik lagi,” ungkapnya.

Bahkan master jebolan Universitas Kebangsaan Malaysia ini menduga, kebijakan  pemerintah negeri jiran tersebut terkait karena partai pemerintah merasa gerah disebabkan alumnus STAI Malaysia yang melanjutkan studi ke Universitas Al Azhar banyak yang berpihak ke partai oposisi saat mereka pulang ke Malaysia.

Imam juga mengatakan, setelah kebijakan tersebut keluar, Madiwa terus  mengusahakan melobi pihak Universitas Al Azhar. “Tapi gagal dan Madiwa
sudah menginformasikan ke siswa-siswa tanggal 23 September 2008 kalau upaya yang dilakukan untuk melobi Al Azhar gagal. Dari sinilah terjadi kegelisahan dan kesimpang siuran,”ungkapnya.

Oleh sebab itu, kata Imam, Madiwa memberikan alternatif bagi siswa bisa  melanjutkan ke UIN Riau dan KUIS (Kolej Universitas Islam Antarabangsa Selangor) Malayasia.

Sedangkan Fikruna memberikan solusi dengan membantu mereka pindah studi ke universitas-universitas Islam di Indonesia seperti Universitas Islam Bandung (Unisba) dan Universitas Islam Nusantara (Uninus),

“Sekarang ini ada 20-an lebih siswa tersebut  telah melanjutkan studi di universitas di Indonesia. Sisanya masih ada 15 siswa lagi di Malaysia dengan harapan tahun depan mereka dapat melanjutkan studi ke Saudi Arabia sesuai yang dijanjikan pihak Madiwa,” pungkas Imam.(rmd/ndr)
detik.com

Arus Mahasiswa RI ke Rusia Harus Meningkat

December 21, 2008 by admin  
Filed under Berita

Moskow – Mahasiswa RI diharapkan lebih banyak lagi ke Rusia sebagai salah satu sumber pengetahuan alternatif, selain Amerika, Australia dan Eropa Barat. Informasi tentang Rusia Baru juga akan digenjot di Indonesia.

Hal itu mengemuka dalam pembicaraan tingkat tinggi Duta Besar RI untuk Rusia Hamid Awaludin didampingi staf dengan Southern Federal University dan Don State Technical University di Rostov, Korfungsi Pensosbud M. Aji Surya kepada detikcom Sabtu petang atau Minggu (21/12/2008).

Pertemuan yang digelar pada 19/12/2008 itu membahas tentang wacana kerjasama seperti yang sudah dilakukan dengan University of St. Petersburg, Moskow Buman University,  Peoples’ Friendship University of Russia (RUDN).

Kedua belah pihak sepakat bahwa jumlah mahasiswa Indonesia perlu ditingkatkan dan kerjasama antaruniversitas dimulai. “Sumber pengetahuan tidak boleh terbatas, harus ada banyak alternatif, sehingga peradaban Indonesia tidak pernah berhenti berkembang,” ujar Dubes.

Double Degree

Dubes Hamid meminta kepada rektor dua perguruan tinggi di tepi Laut Hitam itu untuk dapat lebih fleksibel. Kegiatan seperti tukar menukar dosen dan mahasiswa serta riset bersama menjadi topik-topik yang sangat mungkin dilakukan.

“Kerjasama dalam bentuk double degree akan disepakati setelah mempelajari bobot mata kuliah di masing-masing perguruan tinggi. Bahkan saya minta mereka untuk menekan tuition yang ditawarkan,” paparnya.

Dalam kesempatan itu Hamid juga terus mengkampanyekan program beasiswa Darmasiswa dari Indonesia kepada mahasiswa Rusia. “Anda bisa belajar budaya dan bahasa di Indonesia selama 6 bulan-1 tahun for free di salah satu dari 44 universitas di seantero nusantara,” terang Hamid.

Rusia ke Indonesia

Sebagai salah satu hasil nyata, tim rektor RUDN akan melakukan lawatan kerja ke Indonesia pada 14-20/1/2009 untuk membicarakan kerjasama dengan UI, ITB dan UGM.

Diharapkan dari pembicaraan para pihak itu dapat langsung diteken kesepakatan yang menjadi payung kerjasama di masa datang.

Bersamaan dengan itu KBRI Moskow juga akan mengirim tim di bawah Deputy Chief of Mission Agus Sriyono, untuk melakukan pembicaraan dengan rektor beberapa universitas di Indonesia, sekaligus memberikan kuliah umum tentang Rusia Baru dan Peluang Belajar di Rusia.

Diversifikasi

Diversifikasi pengetahuan memang dijadikan salah satu tema sentral aktivitas KBRI Moskow di 2009. Untuk merealisasikannya, Dubes Hamid Awaludin didampingi staf melakukan tour ke berbagai universitas unggulan di Rusia dalam dua bulan terakhir.

Dalam setiap kunjungannya, Hamid juga selalu memberi kuliah umum tentang perkembangan di Indonesia saat ini.

Di Southern Federal University dia mengangkat tema “Indonesia dan Peranan Wanita”, sedangkan di Don State Technical University adalah “Perkembangan Demokrasi di Tanah Air.” Setiap pertemuan dihadiri tidak kurang dari 80 mahasiswa dan dosen setempat dengan pertanyaan-pertanyaan cukup tajam.
(es/es)
detik.com

International Aid & Development

December 21, 2008 by admin  
Filed under Beasiswa

[New Zealand] Development Scholarships by New Zealand`s International Aid and Development Agency

from selected developing countries to undertake development-related studies in New Zealand.

This may include study related to education, health, rural livelihoods, governance, human rights, or economic development, depending on the human resource development training needs of the home government.

New Zealand -Development Scholarships are offered for full-time, tertiary level study at participating New Zealand education institutions.

The NZDS scheme has two categories:
I. New Zealand Development Scholarships – Public category (NZDS-Public)
The NZDS-Public scholarships scheme is a bilateral scheme available to individuals from selected partner countries in Southeast Asia and the Pacific. The selection criteria is determined by the partner government and NZAID.

Shortlisted applications, mostly from public sector employees, are endorsed for a scholarship by the partner government. Employees from civil society or private sector organisations may apply for the NZDS-Public in some countries depending on country-specific selection criteria. The levels and fields of study available for study in New Zealand are determined according to the partner country`s human resource development training needs.

II. New Zealand Development Scholarships – Open category (NZDS-Open)
The NZDS-Open scholarships scheme is a non-bilateral scheme available to candidates of some developing countries in Africa, Asia, Latin America and the Pacific. Under the NZDS-Open scheme, candidates independently apply for a scholarship.

NZDS-Open scholarships are generally directed at employees of private sector or civil society sector organisations, including non-governmental organisations. In some countries, public sector employees can also apply for a NZDS-Open scholarship depending on the country or region-specific selection criteria. This criteria also determines the levels and the fields of study under which candidates can apply to study in New Zealand.

For more information, visit:

http://www.nzaid.govt.nz/scholarships/nzds/

Hati-Hati Menuliskan Dalam Resume

December 21, 2008 by admin  
Filed under Artikel

Dalam membuat resume pelamar perlu berhati-hati dalam mencantumkan atau menuliskan hal-hal sebagai berikut:

Riwayat Gaji
Riwayat gaji adalah gaji yang pernah diterima dan yang diharapkan. Dalam hal pencantuman jumlah gaji yang diterima dan yang diharapkan, pelamar harus sangat berhati-hati dalam memutuskan perlu tidaknya mencantumkan hal tersebut dalam resume. Untuk itu pelamar dituntut kejeliannya dalam melihat iklan lowongan kerja atau informasi tentang lowongan kerja tersebut. Pada lowongan kerja yang sudah mencantumkan dengan jelas berapa gaji yang akan diterima pertahun atau per bulan, sebaiknya pelamar tidak perlu membuat riwayat gaji dalam resume yang dibuatnya. Hal itu tentu saja akan sangat berbeda jika di dalam iklan memang mengharuskan pelamar untuk mencantumkan riwayat gaji dan besarnya gaji yang diharapkan.

Referensi
Dalam hal pencantuman nama orang yang akan dijadikan referensi, pelamar harus benar-benar yakin bahwa orang tersebut benar-benar mengetahui diri si pelamar dan memiliki pengaruh positif bagi perusahaan yang dilamar. Artinya pelamar tidak boleh asal menyebutkan nama orang sebagai referensi seperti mantan atasan atau dosen. Daripada memaksakan diri untuk menyebut nama- nama orang sebagai referensi, pelamar cukup menuliskan: “Referensi: akan diberikan jika diminta”.

Dokumen Pendukung
Meskipun tidak ada keharusan bagi pelamar untuk menyertakan dokumen atau bukti-bukti tentang hal-hal yang dituliskan dalam resume, seperti ijazah, transkrip nilai, sertifikat atau penghargaan, dll, namun mengingat kondisi di Indonesia maka sebaiknya pelamar menyertakan dokumen pendukung tersebut dalam bentuk photocopy. Hal ini penting untuk meyakinkan pembaca bahwa anda benar-benar menulis resume berdasarkan fakta yang ada.

Ingat: “Jangan sampai dokumen pendukung tersebut menjadi terlalu banyak”. Untuk itu anda harus menyeleksi/mensortir dokumen mana yang paling pantas dan relevan untuk dilampirkan.
Contoh: Jika anda pernah mengikuti kursus komputer beberapa kali, tidak perlu semua sertifikat dari setiap kursus tersebut anda lampirkan, tetapi cukup salah satu yang paling tinggi tingkatannya.

Informasi Pribadi

Pelamar sebaiknya berhati-hati menuliskan hal-hal yang bersifat pribadi. Beberapa hal yang umumnya boleh dituliskan adalah status perkawinan, jumlah anak, kepemilikan kendaraan, kesediaan untuk di relokasi atau melakukan travelling ke luar kota / luar negeri. Di luar hal-hal tersebut pelamar harus benar-benar yakin bahwa informasi pribadi yang ditulisnya akan relevan dengan pekerjaan yang dilamar, jika tidak sebaiknya jangan menulis informasi pribadi tersebut.

Para pembaca yang budiman, apapun pilihan karir anda pastikan untuk membuat resume atau pun CV secara maksimal. Bila memang anda merasa belum yakin dengan apa yang telah anda buat selama ini, cobalah buat sekali lagi dan bila perlu minta orang lain untuk menilai resume atau CV anda tersebut. Selamat mencoba! Semoga anda cepat memperoleh pekerjaan yang diinginkan.

Sumber: Milis Persiapan Seleksi

Tips Menulis Surat Lamaran Kerja

December 21, 2008 by admin  
Filed under Artikel

Surat lamaran atau cover letter sebagai bagian terpenting dari seluruh dokumen lamaran Anda. Karena itu penting sekali bagi Anda untuk menuliskan surat lamaran yang baik. Berbagai tips di bawah akan membantu Anda.

1. Kesan Individual

Jika Anda berencana mengirimkan lamaran ke berbagai perusahaan pastikan Anda menuliskan nama perusahaan yang benar pada surat lamaran Anda.
Selain itu perlu juga Anda membuat surat lamaran yang ditujukan pada seseorang. Gunakan nama dan jabatan yang spesifik jika mungkin. Secara khusus, untuk surat yang ditujukan pada seorang perempuan, jika Anda tidak mengetahui status pernikahannya, gunakan awalan Ms. Contoh: Ms. Suryanegara.

Ingat: Di Internet dan di MS Word tersedia banyak template atau contoh surat lamaran. Jangan hanya mengkopi contoh-contoh tersebut. Ubahlah sesuai dengan keperluan Anda.

2. Singkat dan Padat

Jangan bertele-tele. Tuliskan surat Anda dengan singkat dan padat. Gunakan bahasa yang mudah. Gunakan kata-kata yang biasa digunakan. Tidak perlu berusaha untuk mengesankan pembaca Anda dengan menggunakan kata-kata yang sulit.

Ingat: Jangan menulis surat lamaran Anda lebih dari satu halaman. Perusahaan mungkin menerima belasan bahkan ratusan surat lamaran. Surat lamaran yang terlalu panjang tidak efektif.

3. Rapi dan Bersih

Sedapat-dapatnya gunakan program komputer untuk menuliskan surat lamaran Anda. Dengan begitu Anda dapat menuliskan surat lamaran yang rapi dan bersih sehingga mudah dibaca.

Ingat: Hindari menulis surat lamaran dengan tulisan tangan. Hindari menggunakan tip-ex atau sejenisnya dalam surat lamaran Anda.

4. Isi

Dalam surat lamaran Anda, ada beberapa hal yang perlu dituliskan:

  • Pembukaan: Sebutkan dimana Anda mendapatkan informasi tentang lowongan kerja tersebut.Contohnya, Anda bisa menyebutkan bahwa Anda mengetahui lowongan kerja tersebut dari iklan di surat kabar, iklan di Internet, atau dari seorang teman Anda.
  • Pekerjaan Anda sekarang: Ceritakan secara singkat posisi dan bidang pekerjaan Anda saat ini. Anda juga perlu menceritakan secara singkat pencapaian utama Anda dalam pekerjaan tersebut. Agar memberikan gambaran yang lebih baik, berikan informasi secara kuantitatif. Misalnya, “Saya membawahi lima orang junior manager”. Yang perlu Anda perhatikan di sini, tuliskan hanya hal-hal yang relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar. Baca dengan baik persyaratan yang dibutuhkan dalam iklan lowongan pekerjaan tersebut. Jika pekerjaan yang Anda lamar adalah di bidang marketing research, Anda mungkin tidak perlu menceritakan pencapaian Anda di bidang logistik.
  • Pendidikan: Jika latar belakang pendidikan perlu diinformasikan, tuliskan secara singkat pendidikan tertinggi Anda. Jika Anda pernah mendapatkan pendidikan di sekolah yang cukup dikenal, ada baiknya Anda menuliskannya di surat lamaran.
  • Penutup: Dalam penutup ingatkan pembacanya bahwa Anda mempunyai keinginan kuat untuk mendapatkan pekerjaan tersebut. Ada baiknya Anda menyatakan kapan saat terbaik Anda bisa dihubungi untuk proses selanjutnya. Dan jangan lupa ucapkan “Terima kasih”.

5. Proof Read

Proof read artinya membaca kembali seluruh tulisan Anda dan memastikan semuanya sudah benar. Pastikan tidak ada kesalahan pengejaan, tidak ada kata-kata yang diulang atau repetitif, dan tata bahasa (grammar) yang digunakan sesuai. Dalam program MS Word Anda bisa menggunakan spell dan grammar checker. Gunakanlah! Menurut sebuah website,”Suatu kesalahan dalam ejaan saja bisa menyebabkan Anda kehilangan kesempatan yang penting untuk memperoleh pekerjaan”.