Mendidik Mahasiswa Merencanakan Bisnis
ITS menggelar pelatihan kepada para pemenang business plan yang bekerjasama dengan dikti. Pelatihan yang berlangsung selama dua hari kemarin mengulas seluk beluk tentang bisnis. Materinya beragam, mulai dari motivasi berbisnis sampai pada perhitungan teknis dalam menjalankan bisnis.
Gedung Perpustakaan, ITS Online – Pada hari pertama peserta yang merupakan mahasiswa dari berbagai jurusan di ITS ini diberi materi tentang bagaimana cara penilaian kemampuan diri untuk berbisnis. Mereka diberi kuisioner yang berisi pertanyaan tentang keyakinan diri serta hambatan yang mungkin akan muncul pada saat pelaksanaannya nanti.
“Isi dengan jujur, kuisioner ini nantinya bisa jadi acuan dosen pembibing bisnis anda untuk membimbing anda nantinya,” ujar Ir Lantip Trisunarno MT, salah satu dosen yang berkecimpung dalam program kerja technopreneurship. Selain Lantip, dua dosen lainnya yaitu Drs Soehardjupri Msi serta Drs. M. Zainul Asrori, M.Si juga turut membimbing pada pelatihan ini.
Selain belajar bagaimana melihat kemampuan diri di dunia bisnis, para peserta selanjutnya juga belajar bagaimana menguji ide bisnis mereka. Kemudian dilanjutkan dengan rencana pemasaran serta bagaimana menghitung biaya produksi dan jasa per unit.
Salah satu topik yang paling penting tentang bagaimana cara menghitung biaya produksi per unit yang akan mereka jual. Bahasan ini langsung dipaparkan oleh John Hardy yang seorang praktisi dalam bidang konsultan pengembangan bisnis mikro. John menekankan ketika menghitung biaya produksi, pelaku bisnis harus mampu merinci pengeluaran mereka sedetail mungkin.
“Biaya produksi tersebut bisa kita bagi menjadi biaya langsung, serta tak langsung,” ujar John. Dalam biaya langsung tersebut termasuk biaya menggaji pegawai serta pemilik usaha.”Usahakan masalah uang dibicarakan diawal antar anggota kelompok anda,” tambah John.(yud/bah)
Sumber : www.its.ac.id/berita.php?nomer=5699
Gathering Studi Excursie Sistim Informasi ITS 2009
Rabu 28 Januari 2009 Ikatan Alumni ITS (IKA ITS) mengadakan acara gathering Studi Excursie Sistim Informasi ITS 2009 antara mahasiswa Teknik Informatika ITS dengan para alumni.
Acara yang dikemas dengan format ramah tamah dan sharing pengalaman bertempat di apartemen Essence Dharmawangsa, Jakarta selatan ini menghadirkan pembicara dari berbagai lingkup antara lain BUMN, swasta dan wirausaha (entrepreneur) antara lain :
1. Titus Dondy ( Vice President Excelcomindo )
2. Agus Buntaran ( GM. PT Citra Sari Makmur- Satelite )
3. Hesti ( Deputy GM Telkom Jakarta Selatan )
4. Lucky Esa ( IT Expert – Ex Microsoft )
5. Sunaryo Suhadi ( Entrepreneur )
Acara dibuka oleh bapak Seno Teknik Komputer angkatan 85 yang merintis bisnisnya sejak bangku kuliah dan sekarang ini bisnisnya telah cukup menggurita di berbagai projek dari pemerintahan swasta sampai dengan militer. Beliau menekankan kepada calon lulusan ITS khususnya Teknik Informatika bahwa sistem informasi sangat berperan bagi masyarakat untuk banyak hal, tinggal kitanya berfikir tanpa mengkotak-kotakan, global dan out of the box (berbeda dan unik) bagaimana memanfaatkan ilmu kita ini agar berguna bagi masyarakat luas.
Acara selanjutnya menghadirkan dua pembicara sekaligus yang keduanya dari Teknik Industri angkatan 88 yakni Bapak Titus Dondi (Vice President PT Excelcomindo Pratama Tbk) dan Ibu Hesti (Deputy GM Telkom Jakarta Selatan). Mereka bercerita mengenai pengalaman mereka berkarir di perusahaan yang berbeda kultur (BUMN dan Swasta). Beliau-beliau menekankan pentingnya soft skill, interpersonal communication skill, networking dan focus yang hampir 90% penunjang keberhasilan dalam bisnis dan karir. Ibu Hesti menambahkan beberapa poin berkenaan dengan karir dan bisnis yakni :
1. Spirit (semangat)
2. Sinergi, sinergi dengan diri sendiri, kerabat terdekat dan dengan orang lain
3. Cepat, cepat bertindak dan mengambil keputusan namun dengan perhitungan yang matang
Acara sharing pengalaman yang diselingi interaksi aktif dari para mahasiswa ITS dengan alumni rencananya akan terus diadakan secara berkala oleh Alumni ITS dengan menghadirkan para pembicara lain dari berbagai bidang bisnis maupun lingkup pekerjaan.

