Soetanto, Mendidik dan Menggali Kepintaran
December 8, 2009 by LintasAlumni
Filed under Tokoh
Nama lengkapnya Ken Kawan Soetanto, Ia telah meraih gelar profesor dan empat doktor sekaligus dari empat universitas berbeda di Jepang. Apa yang telah di raihnya ini tak lepas dari pengalaman yang penuh liku.
Keempat gelar doktor dia peroleh di bidang aplikasi rekayasa elektronika dari Tokyo Institute of Technology (1985), ilmu kedokteran dari Universitas Tohoku (1988), ilmu farmasi dari Science University of Tokyo (2000), dan ilmu pendidikan dari Universitas Waseda (2003).
Soetanto memulai karirnya, dengan dukungan dana beasiswa dari Pemerintah Jepang dan semangat belajar tinggi. Pengalaman Soetanto pertama kali mengajar di Jepang adalah di Toin University of Yokohama pada 1993. Di universitas itu, sekitar 80 persen mahasiswa tidak memiliki motivasi belajar yang baik. ”Toin University of Yokohama itu universitas ’kelas bebek’, bukan universitas unggulan, sehingga motivasi belajar para mahasiswanya rendah” katanya.
Metode Soetanto mengajar di Jepang sempat dikenal sebagai ”metode Soetanto” atau ”efek Soetanto”. Suatu pengajaran yang menyentuh hati setiap peserta didik dan mengumandangkan motivasi serta pemahaman tujuan yang ingin diraih. Soetanto dalam menjalankan proses pendidikan di Jepang tidak hanya berteori. Namun, ia berusaha benar-benar menggali kepintaran setiap peserta didik.
Soetanto tidak hanya merambah Jepang. Di Amerika Serikat, pada tahun 1988-1993, ia menjadi associate professor di Universitas Drexel dan Universitas Thomas Jefferson, Philadelphia. Dan pada tahun 2005 ia menjadi guru besar di Venice International University, Italia.
Berbagai penghargaan yang pernah diterima Soetanto, antara lain Outstanding Achievement Awards in Medicine and Academia dari Pan Asian Association of Greater Philadelphia, AS, tahun 1990. Ia juga meraih predikat profesor riset terbaik dan profesor mengajar terbaik selama tujuh tahun berturut-turut (1994-2000) di Toin University of Yokohama.
Selain itu, Soetanto termasuk kategori satu di antara tiga pemohon paten paling terkemuka di Jepang. Sejak 2003 dia menjadi guru besar di Universitas Waseda dan menjabat Kepala Divisi Urusan Internasional. Dia juga menjadi orang pertama dari luar Jepang dalam 125 tahun terakhir ini yang diajukan menduduki jabatan setingkat kepala divisi di Universitas Waseda. Sampai kini lebih dari 1.100 karya ilmiah Soetanto telah dipublikasikan.
Sumber: Kompas.com

